Anak

Seolah ingin menebus kejahatan dan kekelaman perilakunya terhadap anak, sebagaimana kelakuan yang dia perlihatkan sebelum Islam memanggil jiwanya, maka setelah menjadi seorang muslim Umar bin Khathab berubah menjadi sosok yang teramat penyayang kepada anak-anak.

Dalam kehidupan sosialnya Umar memang sangat disegani bahkan cenderung ditakuti, tidak ada orang yang berani melawannya. Bahkan Syetan pun akan menghindar jika berpapasan dengannya, demikian suatu ketika nabi bersabda. Tetapi ketika ia tiba di rumah, segera saja ia menjadi tunggangan bagi anak-anaknya, mereka bergelayutan di punggung Umar, ia merangkak, berjatuhan di lantai bersama para bocahnya, penuh canda riang dan tawa. Pada saat-saat seperti itu, sosok yang disegani dan ditakuti, telah berubah menjadi teman bermain yang sangat disenangi anak-anaknya.

Umar akan memperlihatkan ketidaksukaannya jika ada orang tua yang bersifat keras, kasar dan cenderung memaksa anaknya untuk melakukan sesuatu yang dia mau. Demikianlah suatu ketika, saat Umar melihat seorang bapak mengata-ngatai anaknya agar berbuat sesuatu yang dia inginkan. Dengan tegas dan keras dia menegur orang itu, “…. Hei bung ! Sungguh anakmu itu diciptakan Tuhan pada generasi yang berbeda sama sekali dengan generasimu, dan pada zaman yang bukan zamanmu…!”

Bukankah nabi juga sosok yang sangat mencintai anak-anak, sering kali dia berhenti sejenak ketika bertemu sekelompok anak-anak yang tengah bermain, dengan senyum dia menikmati dan menyaksikannya dari kejauhan, bahkan tak jarang ikut terlibat bermain dengan mereka. Tatkala tiba di rumah, nabi pun menghadirkan suasana gelut nan renyah. Kedua cucu kinasihnya (Hasan dan Husain) paham betul itu, maka segera saja mereka bergelendotan di tubuh Atuknya yang mulia itu, hingga shalat pun punggung Eyang Nabi masih mereka racak sesukanya…

Advertisements

One thought on “Anak

  1. satria oktavianus
    opini ” Anak ”
    Umar Bin Khathab adalah sahabat nabi yang dahulunya tidak menyukai anak-anak, itu dapat kita maklumi bahwa Umar yang dulu sangat berbeda dengan Umar setelah memeluk agama islam. Umar yang dulu tidak mengenal bagaimana menghargai anak kecil dan harus disayangi. Akan tetapi Agama Islamlah yang mengubah perilaku yang seperti itu ” dari yang tidak menghargai anak-anak ke bagaimana menghormati dan menyayangi anak-anak” .yang patut kita garis bawahi adalah perilaku Umar yang berubah itu tidak terlepas dari perubahan pola pikirnya, perubahan pola pikir itu didapat dari ajaran islam itu sendiri sehingga melahirkan tindakan umar yang menyayangi anak-anak setelahnya.

    kasus umar terhadap perubahan perilakunya itu disebabkan oleh kebudayaan yaitu Agama Islam . selain itu tidak hanya Agama yang mempengaruhinya. menurut sumber : (http://ilhamsetya449.blogspot.co.id/2015/05/faktor-yang-mempengaruhi-perubahan.html) tentang faktor yang mempengaruhi perubahan perilaku seseorang terdapat faktor lain yaitu “pengalaman pribadi “. pengalaman pribadi lebih melibatkan emosional, ketika seseorang melibatkan emosi, pengahayatan akan pengalaman akan lebih mendalam atau lebih berbekas. dalam hal ini banyak kasus yang kita temuai dalam masyarakat terhadap anak-anak.

    Dalam masyarakat dapat kita temui pengalaman seorang orang tua yang memiliki pengalaman hidupnya semenjak kecil. pengalaman itu seperti : tidak disayangi oleh orang tuanya pada saat ia kecil, sekolahnya yang tidak tamat sd, smp, dan sma dan banyak lagi pengalaman lain. dari pengalaman itu kebayakan orang tua yang menginginkan anaknya sukses, orang tua tersebut akan memberikan kasih sayang lebih terhadap anaknya baik itu menyediakan waktu luang untuk menemani anak bermain maupun untuk belajar.

    faktor yang mempengaruhi perilaku seseorang yang telah dijelaskan diatas setidaknya memberikan gambaran kepada kita bahwa perilaku sangat menentukan bagaimana anak-anak diposisikan sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangannya. anak-anak akan merasa nyaman ketika orang lain mampu memposisikan sikapnya sesuai dengan psikologi anak tersebut

    sekian

    Terima kasih.

    Padang, 20 Oktober 2016

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s