APARAT YANG “TERGADAI”

Saya punya seorang sahabat Sinolog ( dia meneliti ttg etnis China di sebuah kawasan, sejak skripsi sampai desertasi ). Penelitian yg dilakukan membawa dia mempunyai link pertemanan yg cukup luas di kalangan orang2 keturunan. Suatu ketika ia sedang berdiskusi serius dg seorang cukong ‘aseng’ di sebuah ruangan rumahnya yg sangat mewah di satu sudut kawasan Jakarta. Tiba2 masuklah seorang perwira polisi berpakaian dinas lengkap berpangkat AKBP (atau Kombes ?), ia mendekati sang cukong sambil membungkukkan badannya, kemudian di hadapan cukong itu ia bersimpuh, meraih tangan si cukung dan menciumnya dengan pelan penuh takdzhim…..

Sahabat saya itu menuturkan bhw ia serasa mau muntah menyaksikan adegan itu, bagaimana mungkin seorang perwira Polri, aparat negara, penegak hukum, menghinakan dirinya sedemikian rupa di hadapan cukong2 China itu… Jika demikian keadaannya maka jangan diharap aparat Kepolisian akan berpihak kepada rakyat kecil tatkala berhadapan dengan kepentingan bisnis para cukong…..

Saya sangat yakin bahwa banyak anggota kepolisian yang baik, menjaga etika profesi, menjunjung tinggi sumpah sebagai anggota Polri, melindungi dan melayani masyarakat sebagaimana tekad yang sering didengung-dengungkan itu. Namun sebaliknya saya juga yakin bahwa perilaku sang perwira polisi ketika berhadapan dg cukong tadi, adalah perilaku yang juga tidak kalah banyaknya, paling tidak utk daerah Jakarta dan sekitarnya. Jika demikian keadaannya, ditambah lagi perilaku Kepala Daerahnya yang “Provokatif”, maka semua kita memang pantas sangat mencemaskan keadaan Jakarta…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s